Tata Cara Sholat Tasbih

Dari sekian banyak sholat sunah salah satunya adalah sholat tasbih. Kenapa disebut dengan sholat tasbih? Pasalnya, pada sholat ini terdapat 300 kali tasbih yang harus dibaca dalam setiap kali sholat. 

Sholat tasbih ini memiliki banyak manfaat, dilansir dari popbela antara lain meningkatkan rasa ketenangan, dan menyingkirkan pikiran negatif, memberikan tabungan berupa buah kurma di surga, sebagai senjata dalam menghadapi permasalahan besar, sebagai senjata untuk mengatasi krisis saat terjadinya kiamat nanti, memberikan timbangan pahala saat dihisab nanti di akhirat, menghapus dosa kecil maupun besar yang sudah dilakukan, dan terhindar dari penyakit yang kronis.

Usai melaksanakan sholat tasbih, anda akan bisa kembali fokus untuk menyelesaikan semua permasalahan yang dihadapi.

Walaupun hukumnya sunah, namun tidak ada salahnya untuk mempelajari serta mengamalkan sholat tasbih.

Waktu Mengerjakan Sholat Tasbih

Sholat tasbih memang bisa dikerjakan kapan saja, namun ada beberapa ketentuan yang harus diperhatikan, yaitu :

  • Tidak boleh melakukan sholat ketika munculnya matahari, yakni setelah sholat subuh dan sebelum zuhur.

  • Tidak boleh melakukan sholat ketika matahari terbenam, yakni setelah ashar. Apabila dilakukan pada siang hari atau sesuah sholat zuhur, dianjurkan mengerjakan empat rakaat dengan satu salam.

  • Apabila dilakukan pada malam hari, dianjurkan melakukan sholat tasbih sebanyak empat rakaat dengan dua salam.

  • Sholat tasbih tidak boleh dilakukan secara berjamaah.

Lantas bagaimana tata cara sholat tasbih? Untuk lebih jelasnya mari kita simak ulasan selengkapnya. 

Niat Sholat Tasbih

Sebelum melaksanakan sholat tasbih, anda harus membaca niat terlebih dahulu. Adapun niat sholat tasbih adalah sebagai berikut :

“Ushalli sunnatattasbihi rak’ataini lillahi ta’ala.”

Artinya : “Saya berniat sholat tasbih dua rakaat karena Allah Ta’ala.”

Bacaan Tasbih

Ada beberapa kalimat yang dibaca ketika melaksanakan sholat tasbih sebagai berikut :“Subhanallah (Maha Suci Allah), Subhanallah walhamdulillah walilaha illallah wallahu akbar.”

(Maha Suci Allah, segala puji bagi Allah tidak ada tuhan selain Allah dan Allah Maha Besar). 

“laa ilaha illa anta subhanaka inni kuntu minazhzalimin.”

(Tiada tuhan selain Engkau, Maha Suci Engkau sesungguhnya aku termasuk orang yang menzhalimi.”

Tata Cara Sholat Tasbih

Usai membaca niat, lanjutkan dengan tata cara berikut ini :

  • Takbiratul Ihram

  • Selanjutnya membaca “Subhanaaka allahumma wa bihamdika tabaarakasmuka wata’ala jadduka wa laa ilaaha ghairuka.”

Artinya : “Mahasuci Engkau Ya Allah dengan pujianmu, nama-Mu membawa berkah dan kebaikan-Mu berlimpah, tiada tuhan selain Engkau.”

  • Lalu baca kalimat tasbih sebanyak 15 kali. Adapun kalimat tasbih yang dibaca adalah, “Subhaanallah wal hamdulillaah wa laa ilahaa illallahu wallahu akbar.”

Artinya : Mahasuci Allah, segala puji bagi Allah, tiada tuhan selain Allah, dan Allah Mahabesar.”

  • Kemudian membaca surat Al-Fatihah

  • Setelah itu baca surat pendek yang dihafal

  • Lanjutkan kalimat tasbih sebanyak 15 kali

  • Rukuk

  • Setelah itu membaca kalimat tasbih sebanyak 10 kali

  • Itidal

  • Membaca tasbih sebanyak 10 kali

  • Sujud Pertama

  • Lalu membaca kalimat tasbih sebanyak 10 kali

  • Duduk Diantara Dua Sujud

  • Membaca kalimat tasbih sebanyak 10 kali


  • Sujud yang kedua

  • Berdiri lagi untuk melakukan rakaat kedua

  • Dalam posisi masih duduk sebelum bangun untuk melakukan rakaat kedua baca tasbih sebanyak 10 kali

  • Lakukan rakaat kedua seperti rakaat pertama

Pada rakaat terakhir sebelum salam, baik rakaat kedua maupun keempat, sebelum salam baca tasbih sebanyak 10 kali sehingga genaplah tasbih diucapkan 75 kali dalam rakat tersebut.